Lebaran dan Opor Ayam Nenek yang Bikin Kangen

Ketika masyarakat Amerika memiliki tradisi Thanksgiving yang sangat dibanggakan, orang Indonesia memiliki tradisi Lebaran yang sangat ingar bingar. Baik iklan di tv, berita di harian maupun layar-layar di jalanan, semuanya menyiarkan semarak Lebaran. Dan ketika mengulik lebaran, tidak asyik rasanya untuk tidak membicarakan tradisi Lebaran yang tidak mungkin untuk dilewatkan. Mulai dari mudik, nyekar, sungkeman, halal bi halal, hidangan khas, pecingan, hingga silaturahim ke rumah saudara. Semuanya dilakukan dengan penuh suka cita dan semangat perayaan.

Postingan kali ini, The Jakartans mencoba mengulik tradisi unik yang biasanya dilakukan oleh muslim di Indonesia. Bisa jadi satu kebiasaan bisa berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Yang penulis coba kemukakan disini adalah tradisi muslim di Indonesia khususnya di jawa. Silakan menikmati

  • Mudik

Mungkin tidak ada tradisi lebaran seheboh Mudik di Indonesia. FYI nih, Mudik berasal dari kata Mulih ke Udik atau Pulang Ke Kampung Halaman. Tradisi ini sebenarnya sudah mengakar di banyak Negara dan Agama, misalnya saat Christmas maupun Thanksgiving, orang Amerika juga pada pulang ke rumah orang tua masing-masing untuk merayakannya bersama keluarga, namun karena di Indonesia infrastruktur belum memadai sehingga muncullah gambar-gambar migrasi besar-besaran dari Jakarta ke belahan penjuru Indonesia. Rekor Mudik terpanjang dipegang tahun 2016 ini dengan istilah Brexit (Brebes Exit) yang mendunia.

Mudik dan Festival Tahunan Lebaran. Tol Brexit menjadi pemecah rekor macet terpanjang sejarah mudik di Indonesia
Mudik dan Festival Tahunan Lebaran. Tol Brexit menjadi pemecah rekor macet terpanjang sejarah mudik di Indonesia
  • Nyekar atau Nyadran

Merupakan tradisi Hindu/Budha yang menerima proses akulturasi dalam Islam di Indonesia. Masyarakat di Jawa dahulu kala terbiasa melakukan kenduri di kuburan dengan maksud mendoakan para leluhur dengan cara melakukan bebersih kuburan, menabur Bunga dan upacara makan bersama di Kuburan. Namun seiring datangnya Wali Sanga di Jawa, tradisi ini diluruskan agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Tradisi bebersih dan tabor Bunga ditambah dengan doa-doa dan bacaan AlQuran sementara upcara makan dan lain sebagainya dihilangkan. Tradisi ini setiap Ramadhan dan Lebaran selalu dilakukan oleh orang di Indonesia.

Nyekar adalah Tradisi Ziarah Kubur yang biasa dilakukan oleh Masyarakat Muslim di Indonesia khususnya di Jawa
Nyekar adalah Tradisi Ziarah Kubur yang biasa dilakukan oleh Masyarakat Muslim di Indonesia khususnya di Jawa
  • Sungkeman

Ini tradisi paling khas di Indonesia dan mungkin tidak bisa ditemui dalam tradisi idul fitri di belahan dunia islam manapun juga. Sungkeman tidak memiliki catatan akademis dari mana asal usulnya, yang pasti setiap anak manusia memiliki kesalahan kepada sesama, oleh karenanya pada momen idul fitri, semua muslim di Indonesia melakukan sungkeman. Baik kepada orang tua, keluarga dan handai taulan. Semuanya meminta maaf atas segala salah dan khilaf yang pernah dilakukan. Ucapannya pun bermacam-macam, mulai dari “Minal Aidin Wal Faizin, Kullu Amin Wa Antum Bikhair, hingga Taqabalallahu Minna Wa Minkum” namun yang paling tidak bisa ditinggalkan adalah Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Ayu Tingting, an Indonesian Dangdut Singer had sungkeman to her parents during Ied Fitri. Copyright to Liputan 6
Ayu Tingting, an Indonesian Dangdut Singer had sungkeman to her parents during Ied Fitri. Copyright to Liputan 6
  • Halal Bi Halal

Ini tradisi yang bisa dibilang merupakan kepanjangan dari tradisi sungkeman. Jika sungkeman lebih condong kepada orang tua pada hari H, maka Halal bi Halal dilaksanakan kepada rekan sesama, teman dan kenalan organisasi, biasanya dilaksanakan pada hari-hari sepanjang bulan syawal.

Halal Bi Halal, biasanya dilakukan di kelurahan, kecamatan, masjid hingga perkantoran dan istana kepresidenan.
Halal Bi Halal, biasanya dilakukan di kelurahan, kecamatan, masjid hingga perkantoran dan istana kepresidenan.
  • Ketupat dan Opor Ayam

Here is the best and the most awaited food during Idul Fitri. Ketupat dan Opor Ayam menjadi menu wajib dan khas pada hari raya lebaran. If American has turkey for thanksgiving, we are have ketupat and opor ayam. Ketupat terbuat dari beras yang dibungkus dengan daun janur hingga membentuk persegi empat sementara opor ayam adalah ayam kampong yang diungkep dengan santan kelapa. Dua hidangan ini wajib, opor bisa diganti dengan Sop Iga Sapi, Gulai Kambing atau apapun.

Ketupat
Ketupat dan Opor Ayam, hidangan khas saat lebaran, layaknya turkey atau kalkun saat Thanksgiving
  • Pecingan

Ini tradisi yang ditunggu anak-anak kecil saat lebaran. Pecingan. If Christmas little kid have a full wishlist in the night for the Santa and then found the prize in the morning, so did for muslim kids, but we don’t expect much, we only expect every single buck from uncle and the adults. Setiap anak muslim di Indonesia mengharapkan amplop berisi uang entah mulai dari pecahan sepuluhribu hingga seratus ribu (tergantung kondisi keuangan) dari para orang tua atau orang dewasa. So that’s explain so much, kenapa setiap menjelang lebaran banyak penukaran uang baru. Ini untuk mendukung tradisi tersebut.

Pecingan
Pecingan, anak-anak berbaris salaman untuk mendapatkan amplop berisi uang untuk lebaran
  • Silaturahim

Oke, ini adalah tradisi terakhir menjelang liburan idul fitri berakhir. Para saudara muda biasa mengunjungi sanak saudara yang lebih tua untuk bersilaturahim. Mereka bertukar cerita, mencicip cemilan lebaran, memberi hadiah atau pecingan dan lain sebagainya.

Demikianlah the Jakartans tradisi lebaran muslim di Indonesia yang tidak bisa dilepaskan begitu saja. Bisa dibilang tradisi ini sudah dilaksanakan turun temurun dan sepanjang memori penulis, tradisi ini masih berlangsung hingga sekarang.[]

Saomi Rizqiyanto

A scholars who also an enterpreneur. Graduate from University of Indonesia and Lecturer at State Islamic University Jakarta. A founder and CEO of Masamitra, an independent media consultant.